JATIMTIMES - Tidur nyenyak menjadi salah satu kunci agar tubuh terasa segar saat bangun. Namun, kualitas tidur tidak hanya ditentukan oleh lamanya waktu tidur. Kebiasaan beberapa jam sebelum naik ke tempat tidur juga bisa ikut berpengaruh.
Dokter IGD sekaligus kreator konten, dr Gia Pratama Putra, membagikan tips sederhana untuk membantu mendapatkan tidur yang lebih berkualitas. Ia merangkumnya dalam pola 4-3-2-1-0.
Baca Juga : Heboh PKKMB FIB Unhas Dihadiri TNI, hingga Ada Maba yang Pingsan
"Bagaimana cara kita bisa deep sleep? Aku kasih tips aja 4-3-2-1-0," kata dr Gia dalam konten yang dibagikannya.
Menurut dr Gia, angka tersebut menunjukkan hal yang perlu dilakukan mulai empat jam sebelum tidur hingga tepat sebelum memejamkan mata.
4 jam sebelum tidur: hindari aktivitas berat
Empat jam sebelum tidur, dr Gia menyarankan agar tidak lagi melakukan aktivitas berat yang dapat membuat denyut nadi meningkat.
"4 jam sebelum tidur, tidak ada aktivitas berat lagi yang naikin nadi," ujarnya.
Artinya, olahraga atau kegiatan fisik yang terlalu intens sebaiknya tidak dilakukan terlalu dekat dengan waktu tidur.
3 jam sebelum tidur: jangan makan berat
Selanjutnya, tiga jam sebelum tidur sebaiknya tidak lagi mengonsumsi makanan dalam porsi berat.
"3 jam sebelum tidur tidak lagi makan berat," kata dr Gia.
Memberikan jeda setelah makan juga membuat tubuh memiliki waktu untuk mencerna makanan sebelum memasuki waktu istirahat.
2 jam sebelum tidur: batasi minum
Dua jam sebelum tidur, dr Gia menyarankan untuk tidak terlalu banyak minum.
"2 jam sebelum tidur tidak perlu lagi minum banyak. Kalau mau minum ya terakhir banget, itu minum," jelasnya.
Kebiasaan minum terlalu banyak menjelang tidur bisa membuat seseorang lebih sering terbangun pada malam hari untuk buang air kecil.
1 jam sebelum tidur: tinggalkan HP
Satu jam sebelum tidur, giliran penggunaan handphone yang perlu dihentikan.
"Sejam sebelum tidur tidak lagi lihat handphone," ujar dr Gia.
Baca Juga : Bukan Sekadar Bikin Wangi, Ini 3 Manfaat Scented Candle Menurut Psikologi
Menurut dia, langkah ini dilakukan agar paparan cahaya dari layar tidak mengganggu hormon tidur melatonin.
"Biar si cahaya birunya gak ganggu hormon tidur melatonin," sambungnya.
Karena itu, menjelang tidur seseorang bisa mengganti aktivitas melihat layar dengan kegiatan yang lebih tenang, seperti membaca atau bersantai.
0 sebelum tidur: buang air kecil
Terakhir, angka nol berarti tidak ada jeda lagi sebelum tidur untuk memastikan kandung kemih tidak terlalu penuh.
"Dan 0 detik sebelum mau tidur pipis," kata dr Gia.
Menurutnya, buang air kecil sebelum tidur dapat membantu agar kandung kemih tidak terasa penuh dan mengganggu tidur.
"Jadi kandung kemihnya gak keganggu penuh gitu, gak kebangun," jelasnya.
Coba Dilakukan Seminggu
Dr Gia menyarankan pola tersebut dicoba secara konsisten untuk melihat perubahan kualitas tidur.
"Kalau itu dilakukan seminggu aja cobain deh. Itu rasanya tidurnya tuh pas bangun tuh seger banget," tuturnya.
Tips 4-3-2-1-0 tersebut pada dasarnya berfokus pada membangun rutinitas sebelum tidur, yakni mulai menghindari aktivitas berat, memberi jeda setelah makan, membatasi minum, menjauhkan diri dari layar, serta buang air kecil sebelum tidur.
Namun, kebutuhan dan kondisi tidur setiap orang berbeda. Jika seseorang terus mengalami sulit tidur, sering terbangun, atau tetap merasa sangat lelah meski sudah tidur cukup, kondisi tersebut sebaiknya tidak hanya diatasi dengan mengubah rutinitas malam. Pemeriksaan ke tenaga kesehatan dapat dilakukan untuk mencari penyebabnya. Semoga informasi ini membantu ya, selamat mencoba!
