Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Olahraga

Kejurnas Drag Bike Perdana di Sirkuit Kelud Kediri Jadi Langkah Pembinaan Atlet dan Tekan Balap Liar

Penulis : Bambang Setioko - Editor : Yunan Helmy

08 - Jun - 2026, 08:28

Placeholder
Kejurnas Drag Bike Region 2 Putaran 1 Jawa Timur yang digelar Minggu (7/6/2026) tersebut diikuti ratusan pembalap dari berbagai daerah, termasuk luar provinsi. Foto: (Istimewa)

JATIMTIMES – Sirkuit Drag Bike Lereng Gunung Kelud, Kabupaten Kediri, untuk kali pertama  menjadi tuan rumah ajang drag bike berskala nasional. Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Drag Bike Region 2 Putaran 1 Jawa Timur yang digelar Minggu (7/6/2026) tersebut diikuti ratusan pembalap dari berbagai daerah, termasuk luar provinsi.

Kejuaraan ini menjadi momentum penting bagi dunia otomotif Kabupaten Kediri. Selain menjadi wadah bagi para pembalap untuk berkompetisi secara resmi, event tersebut juga diharapkan mampu mendukung pembinaan atlet sekaligus mengurangi praktik balap liar yang masih kerap terjadi di jalan raya.

Baca Juga : Ikuti Rakor Forkopimda Se-Jawa Bali, Mas Dhito Tegaskan Komitmen Pemkab Kediri Jaga Kondusivitas Daerah 

Ketua Ikatan Motor Indonesia (IMI) Kabupaten Kediri Tri Priyo Nugroho mengatakan penyelenggaraan kejuaraan nasional di sirkuit milik Pemerintah Kabupaten Kediri ini merupakan hasil penantian panjang berbagai pihak agar fasilitas yang telah tersedia dapat dimanfaatkan secara optimal.

"Sudah sekian lama kami menunggu sarana drag bike ini bisa digunakan. Alhamdulillah hari ini bisa terselenggara. Mudah-mudahan dengan adanya kejuaraan ini dapat mewadahi anak-anak muda, khususnya dari Kediri dan Jawa Timur, bahkan dari luar daerah untuk menyalurkan hobinya secara positif," ujarnya.

Tingginya minat peserta terlihat dari jumlah pembalap yang mencapai sekitar 300 orang. Mereka datang dari berbagai wilayah di Jawa Timur hingga luar daerah, termasuk dari Bali. "Peserta yang ikut sekitar 300-an. Yang paling jauh ada dari Bali," katanya.

Menurut Tri, antusiasme tersebut menunjukkan bahwa olahraga drag bike masih memiliki peminat yang besar, khususnya di kalangan generasi muda. Karena itu, keberadaan sirkuit resmi dinilai penting untuk memberikan ruang yang aman dan sesuai aturan bagi para penghobi balap motor.

Meski demikian, ia mengakui masih terdapat sejumlah hal yang perlu dibenahi. Salah satunya kondisi lintasan yang saat ini masih menggunakan permukaan beton. Menurut dia, penggunaan aspal akan memberikan kenyamanan dan keamanan yang lebih baik bagi pembalap.

"Kalau idealnya memang lintasan drag bike menggunakan aspal. Namun sesuai regulasi kejuaraan masih diperbolehkan menggunakan beton. Ke depan kami akan koordinasikan dengan instansi terkait agar lintasan ini bisa segera diaspal," jelasnya.

Di sisi lain, IMI Kabupaten Kediri juga terus memperkuat pembinaan atlet balap motor. Upaya tersebut sebelumnya telah membuahkan hasil dengan raihan medali emas pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur.

"Alhamdulillah pada porprov kemarin cabang balap motor berhasil meraih medali emas. Total medali ada sembilan. Pembinaan juga terus kami lakukan sejak beberapa bulan lalu agar atlet-atlet Kabupaten Kediri semakin siap menghadapi event berikutnya," ungkap Tri.

Ia berharap fasilitas sirkuit drag bike di kawasan Lereng Gunung Kelud dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh generasi muda sebagai sarana pengembangan bakat dan prestasi.

"Harapan kami, dengan adanya fasilitas dari IMI anak-anak muda bisa memanfaatkannya dengan baik. Jangan sampai masih ada balap liar di luar lintasan karena sekarang sudah ada wadah atau tempat yang lebih aman dan resmi," tegasnya.

Baca Juga : Head to Head Indonesia U-19 vs Vietnam U-19: Garuda Muda Wajib Menang demi Tiket Semifinal AFF U-19 2026

Sementara itu, Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Kediri Hakim Rahmadsyah Parnata menilai penyelenggaraan Kejurnas Drag Bike menjadi langkah strategis dalam pemanfaatan aset olahraga daerah yang berada di kawasan wisata Gunung Kelud.

Menurut dia, keberadaan sirkuit tidak hanya mendukung pembinaan olahraga prestasi, tetapi juga berpotensi mendorong pertumbuhan sektor pariwisata dan ekonomi lokal melalui penyelenggaraan berbagai event berskala besar.

"Alhamdulillah Kabupaten Kediri bisa menjadi tuan rumah Kejurnas Drag Bike. Ini merupakan sesuatu hal yang baru karena memanfaatkan aset pemerintah daerah yang berada dalam kawasan wisata Gunung Kelud di bawah pengelolaan PD Margo Mulyo yang kini bisa digunakan untuk kegiatan olahraga prestasi," ujarnya.

Hakim berharap kejuaraan serupa dapat digelar secara rutin sehingga menjadi bagian dari agenda tahunan daerah sekaligus mendukung lahirnya atlet-atlet potensial.

"Harapan kami ke depan kegiatan seperti ini bisa menjadi agenda tahunan. Dengan adanya kompetisi resmi, para pembalap yang selama ini belum terarah bisa memiliki wadah untuk mengembangkan prestasi, dan bukan lagi balapan di jalan raya," katanya.

Lebih lanjut, ia menegaskan komitmen KONI bersama IMI untuk terus memperjuangkan peluang kompetisi yang lebih luas bagi atlet drag bike, meskipun nomor tersebut belum dipertandingkan dalam Porprov Jawa Timur.

"Kami akan terus berkomunikasi dengan IMI Jawa Timur maupun IMI Pusat agar atlet-atlet drag bike memiliki kesempatan mengikuti kompetisi yang lebih besar. Untuk Porprov 2027 nanti, kami juga akan melakukan pemantauan dan pembinaan jangka panjang terhadap atlet-atlet potensial agar Kabupaten Kediri semakin siap dan matang dalam meraih prestasi," pungkasnya.

Versi ini lebih cocok untuk portal berita karena lead langsung menonjolkan nilai berita (kejurnas nasional pertama di sirkuit Kelud), alurnya lebih ringkas, dan kutipan tetap utuh tanpa perubahan.


Topik

Olahraga Kejurnas drag bike Kabupaten Kediri Sirkuit Lereng Gunung Kelud drag bike



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Bojonegoro Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Bambang Setioko

Editor

Yunan Helmy