Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Pemerintahan

Wali Kota Blitar Mas Ibin Pastikan Sekolah Rakyat Siap Beroperasi Tahun Ini

Penulis : Aunur Rofiq - Editor : Sri Kurnia Mahiruni

12 - May - 2026, 19:50

Placeholder
Wali Kota Blitar H Syauqul Muhibbin atau Mas Ibin bersama Pj Sekda Kota Blitar Tri Iman Prasetyono dan jajaran kepala OPD terkait meninjau langsung progres pembangunan Sekolah Rakyat di Kota Blitar, Selasa (12/5/2026). Pemkot Blitar memastikan proyek pendidikan berkonsep asrama tersebut ditarget mulai beroperasi pada tahun ajaran baru 2026 untuk masyarakat kurang mampu.(Foto: Diskominfotik Kota Blitar)

JATIMTIMES – Pemerintah Kota Blitar memastikan pembangunan Sekolah Rakyat yang menjadi program pemerintah pusat terus berjalan sesuai target. Wali Kota Blitar H Syauqul Muhibbin atau Mas Ibin menegaskan, sekolah berkonsep asrama tersebut ditarget mulai beroperasi pada tahun ajaran baru 2026.

Kepastian itu disampaikan Mas Ibin saat meninjau langsung progres pembangunan Sekolah Rakyat di Kota Blitar, Selasa (12/5/2026). Dalam peninjauan tersebut, Wali Kota melihat langsung perkembangan pembangunan sejumlah fasilitas utama mulai ruang kelas, area asrama, hingga sarana penunjang pendidikan dan olahraga.

Baca Juga : Dapur MBG Masuk Lapas, Juru Masaknya Warga Binaan?  

 

Menurut Mas Ibin, pembangunan Sekolah Rakyat merupakan bagian dari program pemerintah pusat yang dijalankan atas arahan Presiden Prabowo Subianto melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Kementerian Sosial.

“Hari ini kami Pemerintah Kota Blitar meninjau progres pembangunan Sekolah Rakyat untuk memastikan pembangunan berjalan sesuai rencana. Ini program pemerintah pusat atas arahan Bapak Presiden Prabowo yang dikomandani Kementerian PU dan Kementerian Sosial,” ujar Mas Ibin.

Ia mengatakan, sekolah tersebut diproyeksikan menjadi fasilitas pendidikan modern bagi masyarakat kurang mampu di Kota Blitar. Karena itu, Pemkot Blitar mulai menyiapkan proses verifikasi calon siswa dari keluarga desil 1 dan desil 2 agar nantinya bisa memperoleh akses pendidikan di Sekolah Rakyat.

“Dalam waktu dekat kami akan melakukan verifikasi siswa-siswi dari warga Kota Blitar yang kurang mampu agar bisa bersekolah di sini. Insyaallah tahun ini sudah mulai operasional dan bisa digunakan untuk warga Kota Blitar,” katanya.

Konsep Asrama dengan Fasilitas Lengkap

Mas Ibin mengungkapkan, Sekolah Rakyat dibangun dengan konsep boarding school atau sekolah berasrama. Seluruh siswa nantinya tidak hanya belajar di ruang kelas, tetapi juga tinggal di lingkungan sekolah dengan fasilitas yang lengkap.

Menurut dia, kualitas bangunan dan fasilitas yang disiapkan bahkan setara dengan sekolah modern bertaraf internasional.

“Bangunannya sangat megah dan lengkap. Mulai ruang kelas, kemudian ini sekolah asrama sehingga anak-anak nanti tinggal di sini. Fasilitas olahraga dan fasilitas pendukung lainnya juga lengkap,” ujarnya.

Mas Ibin menyebut Sekolah Rakyat menjadi salah satu bangunan terbesar sekaligus termegah yang saat ini dibangun di Kota Blitar. Kehadiran sekolah tersebut diharapkan menjadi simbol pemerataan akses pendidikan berkualitas bagi masyarakat.

“Ini mungkin salah satu bangunan terbesar dan termegah di Kota Blitar. Dan ini diperuntukkan bagi siswa-siswi dari keluarga tidak mampu. Saya kira ini bentuk perhatian Bapak Presiden Prabowo kepada masyarakat, khususnya warga kurang mampu agar bisa merasakan sekolah bertaraf internasional di Kota Blitar,” tegasnya.

Pembangunan Sekolah Rakyat juga dinilai menjadi langkah strategis dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia di daerah. Pemerintah berharap, fasilitas pendidikan yang memadai mampu melahirkan generasi muda yang unggul dan berdaya saing.

Ibin

Target Operasional Juli–Agustus 2026

Dalam peninjauan tersebut, Mas Ibin memastikan progres pembangunan masih berjalan sesuai jalur atau on the track. Hingga pertengahan Mei 2026, progres pembangunan disebut telah mencapai sekitar 48 persen dan terus dikebut selama 24 jam.

“Sampai hari ini progres pembangunan sekitar 48 persen, hampir 50 persen. Karena pengerjaannya dikebut siang malam, insyaallah bulan Juni selesai dan Juli sudah bisa digunakan operasional,” katanya.

Menurut dia, percepatan pembangunan Sekolah Rakyat menjadi tantangan tersendiri mengingat ukuran proyek yang besar dengan waktu pengerjaan yang relatif singkat.

“Kalau melihat bangunan sebesar ini, sebenarnya secara rasio normal mungkin membutuhkan waktu sekitar satu tahun. Tetapi ini ditarget hanya empat bulan. Jadi menurut saya sampai hari ini masih oke dan on the track,” ujar Mas Ibin.

Ia menargetkan pada Juli atau Agustus 2026, ruang-ruang kelas sudah bisa difungsikan sehingga para siswa dapat langsung memulai proses belajar mengajar pada tahun ajaran baru.

Baca Juga : Bersama Mendagri, DPRD Kabupaten Blitar Dorong Stabilitas Harga dan Pendidikan Antikorupsi 

 

“Targetnya tahun ajaran baru sekitar Juli–Agustus 2026 sudah bisa operasional. Jadi anak-anak bisa langsung memulai pelajaran di sini,” imbuhnya.

Tampung Lebih dari Seribu Siswa

Sekolah Rakyat Kota Blitar dirancang mampu menampung lebih dari seribu siswa dari jenjang SD, SMP, hingga SMA. Total kapasitas sekolah diproyeksikan mencapai sekitar 36 rombongan belajar atau rombel.

Mas Ibin menjelaskan, setiap rombel nantinya diisi sekitar 30 siswa sehingga total kapasitas keseluruhan mencapai sekitar 1.080 siswa.

“Kapasitasnya sekitar 36 rombel. Satu rombel kurang lebih 30 anak. Jadi totalnya sekitar 1.080 siswa untuk jenjang SD, SMP, dan SMA,” jelasnya.

Ia menambahkan, setiap angkatan nantinya ditargetkan memiliki tiga rombongan belajar dengan jumlah sekitar 90 siswa per jenjang.

Dengan kapasitas tersebut, Sekolah Rakyat diharapkan mampu menjadi solusi bagi masyarakat kurang mampu yang membutuhkan akses pendidikan berkualitas dan berkelanjutan.

Selain itu, konsep sekolah berasrama dinilai akan membantu membentuk karakter, kedisiplinan, dan kualitas pembelajaran siswa secara lebih optimal.

Ibin

Pemkot Fokus Siapkan Calon Siswa

Meski pembangunan fisik menjadi kewenangan pemerintah pusat, Pemkot Blitar tetap menJatimtimesnewsgambil peran penting dalam mendukung kesiapan operasional Sekolah Rakyat. Salah satunya melalui penyiapan data calon siswa yang akan menerima manfaat program tersebut.

Mas Ibin menegaskan, pemerintah daerah fokus memastikan anak-anak dari keluarga kurang mampu di Kota Blitar dapat mengakses pendidikan di sekolah tersebut.

“Karena ini program pemerintah pusat, maka desain dan pembangunan menjadi kewenangan pemerintah pusat. Sementara kami pemerintah daerah fokus menyiapkan siswa-siswinya,” katanya.

Ia berharap keberadaan Sekolah Rakyat mampu membuka kesempatan yang lebih luas bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera untuk memperoleh pendidikan yang layak dan berkualitas.

“Agar anak-anak Kota Blitar bisa sekolah di tempat yang bagus, berkualitas, dan nantinya menghasilkan putra-putri yang hebat. Terutama bagi masyarakat desil 1 dan desil 2 yang nanti akan diverifikasi,” ujar Mas Ibin.

Pemerintah Kota Blitar optimistis kehadiran Sekolah Rakyat akan menjadi tonggak baru pemerataan pendidikan di daerah. Tidak hanya menghadirkan bangunan megah dan fasilitas modern, tetapi juga memperkuat harapan masyarakat terhadap masa depan pendidikan yang lebih inklusif dan berkualitas.


Topik

Pemerintahan Pemkot Blitar Wali Kota Blitar mas ibin sekolah rakyat



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Bojonegoro Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Aunur Rofiq

Editor

Sri Kurnia Mahiruni