Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Peristiwa

Viral 70 Ribu Motor Listrik untuk Program MBG, Publik Pertanyakan Urgensinya

Penulis : Binti Nikmatur - Editor : Yunan Helmy

07 - Apr - 2026, 15:13

Placeholder
Potret puluhan sepeda motor yang diklaim sebagai motor untuk mendukung operasional MBG. (Foto: TikTok)

JATIMTIMES - Viral di media sosial video yang menampilkan deretan motor listrik terparkir rapi di sebuah gudang besar. Dalam narasi video tersebut, disebutkan ada 70 ribu unit motor listrik yang akan digunakan untuk mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG), khususnya untuk Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Unggahan video itu langsung menuai sorotan, terutama soal jumlah unit dan tujuan penggunaannya.

Baca Juga : Usai Beraksi di 24 TKP, Komplotan Residivis Pencuri Kabel Trafo PLN Diringkus Polres Gresik

Menanggapi kabar yang beredar, Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, menjelaskan bahwa narasi mengenai 70 ribu unit motor listrik tidak benar.

Menurut Dadan, pengadaan kendaraan tersebut memang ada, namun jumlahnya jauh di bawah angka yang ramai dibicarakan di media sosial.

"Pengadaan motor ini memang masuk dalam anggaran 2025. Fungsinya untuk mendukung operasional kepala SPPG," ujar Dadan, dikutip dari keterangan resminya, Selasa (7/4/2026).

Ia menjelaskan, motor tersebut disiapkan untuk menunjang mobilitas kepala dapur atau kepala SPPG dalam menjalankan operasional program MBG di berbagai daerah.

Dadan menambahkan, angka 70 ribu unit yang viral merupakan informasi yang keliru. "Informasi 70.000 unit itu tidak benar. Realisasi total motor listrik sebanyak 21.801 unit dari 25.000 unit yang dipesan di tahun 2025," sebut Dadan.

Artinya, jumlah kendaraan yang benar-benar direalisasikan saat ini adalah 21.801 unit, bukan 70 ribu seperti yang disebut dalam video viral.

Proses pengadaan, lanjutnya, sudah berjalan secara bertahap sejak Desember 2025. Motor-motor tersebut juga belum langsung disalurkan ke lapangan. "Motor tersebut belum dibagikan. Setelah seluruhnya lengkap, akan dicatat terlebih dahulu sebagai BMN sebelum didistribusikan," jelasnya.

BMN yang dimaksud adalah barang milik negara, sehingga seluruh unit harus melalui  pencatatan aset terlebih dahulu sebelum digunakan.

Soal fungsi, Dadan menekankan motor listrik ini bukan untuk kebutuhan pribadi, melainkan untuk mendukung operasional program MBG. 

Kendaraan tersebut disiapkan untuk menunjang aktivitas kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), termasuk mobilitas dalam koordinasi distribusi makanan bergizi, pemantauan dapur, hingga pengawasan layanan di wilayah kerja masing-masing.

Dengan cakupan MBG yang terus diperluas, kebutuhan kendaraan operasional dinilai menjadi bagian penting agar distribusi dan pengawasan berjalan lancar.

Baca Juga : BPJS Ketenagakerjaan Hadirkan Antrean Online Lapak Asik, Klaim Kini Lebih Pasti dan Tanpa Tunggu Lama

BGN juga meminta masyarakat tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi.

Sebelumnya, video yang ramai di media sosial memperlihatkan puluhan motor listrik masih terbungkus plastik dan sudah ditempeli stiker logo BGN. Pembuat konten dalam video tersebut menyebut jumlahnya mencapai 70 ribu unit dan diklaim hanya untuk wilayah Jawa Barat.

"Ini yang saya spill semua motor ada 70 ribu motor untuk wilayah Provinsi Jawa Barat doang, nah kira-kira semua karyawannya atau kepala dapur SPPG-nya saya kurang paham, saya nggak berani nyebarin berita hoax, tapi yang jelas ini untuk Provinsi Jawa Barat doang, ada 70 ribu unit motor," ucap pembuat konten itu. 

Narasi inilah yang kemudian memicu berbagai spekulasi. Banyak warganet yang mempertanyakan urgensi pembelian motor MBG di kala kondisi ekonomi tengah efisiensi saat ini. 

"Duit rakyat semuanya untuk MBG... #KORUPSIBERJAMAAH," @amorfk***. 

"Buat embege gercep tapi buat guru yg jalan kaki berkilo2 meter bertahun2 lamaaaa sekaliiliiiiiiiitii," @messame***.

"Programnya didesain sangat bagus buat antek antek MBGnya tapi masyarakat ga respect sama programnya wowo aut 2029," @benisub****. 

"Urgensinyaa apaa, gak bisa juga dibuat angkut rantang. Buat habisin duit pajak aja kan? Katanya efisiensi, malah buang2 duit?" @gun****. 


Topik

Peristiwa Motor listrik MBG Makan Bergizi Gratis kejadian viral



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Bojonegoro Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Binti Nikmatur

Editor

Yunan Helmy