Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Peristiwa

Beli Hyundai Ioniq 5 Tunai, Aa Juju Keluhkan Banyak Masalah hingga Cekcok dengan Sales

Penulis : Mutmainah J - Editor : A Yahya

20 - Aug - 2026, 16:00

Placeholder
Aa Juju saat berdebat dengan sales Hyundai yang kini sedang tuai sorotan. (Foto screenshot)

JATIMTIMES - Pengalaman kurang menyenangkan saat menggunakan mobil listrik Hyundai Ioniq 5 dibagikan influencer Aa Juju di media sosial. Ia mengaku mengalami sejumlah masalah pada mobil yang dibelinya secara tunai, mulai dari head unit mati hingga kendala fast charging.

Keluhan tersebut disampaikan Aa Juju melalui video yang diunggah di akun Instagram dan TikTok miliknya @Aa' Juju. Video itu kemudian ramai diperbincangkan dan telah ditonton jutaan kali.

Baca Juga : Uji Coba Jalan Tembus Griya Shanta Belum Maksimal, Portal Warga Picu Hambatan Arus Lalin

Dalam unggahannya, Aa Juju mengaku masalah pada mobil tersebut membuatnya mengalami stres. Bahkan, ia menyebut sampai harus berkonsultasi dengan psikolog.

"Ini mobil bikin gue sampai berobat ke psikolog karena bikin gue stres, udah gitu aftersales-nya juga bikin gue stres," ujar Aa Juju dalam videonya.

Salah satu persoalan yang dikeluhkan Aa Juju adalah head unit Hyundai Ioniq 5 miliknya yang tiba-tiba mati. Ia mengaku telah menghubungi nomor yang disimpannya dengan nama Hyundai Fatmawati, tetapi tidak mendapatkan respons.

Masalah lain muncul ketika ia menggunakan mobil tersebut untuk parkir paralel. Menurut Aa Juju, sebelum membeli mobil, tenaga penjual telah mengetahui bahwa dirinya membutuhkan mobil yang dapat diparkir secara paralel.

Namun, setelah mobil digunakan, muncul persoalan yang menurutnya berkaitan dengan kebiasaan parkir tersebut.

Tak hanya itu, Aa Juju juga mengaku mobilnya mengalami kendala saat melakukan pengisian daya cepat atau fast charging. Akibat masalah tersebut, ia hanya bisa menggunakan pengisian daya dengan durasi lebih lama. "Mereka tuh tahu kebutuhan gue tuh parkir paralel jadi ini sangat dipermasalahkan sama gue," tuturnya.

Permasalahan kemudian berlanjut ketika Hyundai Ioniq 5 miliknya mendadak tidak dapat dinyalakan. Teknisi pun datang ke rumah untuk melakukan pemeriksaan.

Menurut Aa Juju, teknisi kemudian mengganti aki mobil karena disebut sudah habis. Ia pun mempertanyakan mengapa penggunaan parkir paralel justru dikaitkan dengan kondisi kendaraan.

"Dan di sinilah gongnya yang bikin gue meledak banget. Jadi mobil gue langsung ganti aki karena akinya tuh habis katanya," kata Aa Juju.

Dalam video tersebut, terdengar suara yang diduga berasal dari teknisi yang menjelaskan bahwa penggunaan baterai terlalu berlebihan. Teknisi juga disebut menyarankan agar mobil tidak terlalu sering digunakan untuk parkir paralel.

Hal tersebut kemudian dipertanyakan Aa Juju kepada tenaga penjual Hyundai. Menurutnya, sales sebelumnya menyatakan bahwa mobil tersebut sudah pernah diuji dan dapat digunakan untuk parkir paralel.

Sehari setelah kejadian tersebut, Aa Juju kembali menemukan masalah pada mobilnya. Head unit disebut kembali mati sehingga ia kembali meminta bantuan teknisi.

Baca Juga : Distribusi Air Dampak Kekeringan di Malang Meluas hingga ke Sumberpucung

Namun, Aa Juju mengaku kurang puas dengan penanganan yang diberikan. Ia bahkan menyebut solusi untuk masalah tersebut justru ditemukan setelah dirinya mencari informasi melalui internet dan ChatGPT.

"Udah ngotak-ngatik kalah sama gue nyari di internet. Sebenernya masih panjang, nanti deh lanjut part 2," ujarnya.

Keluhan tersebut kemudian berlanjut pada pertemuan antara Aa Juju dengan pihak dealer. Dalam video lanjutan, keduanya terlihat terlibat cekcok. Aa Juju mempertanyakan pemahaman tenaga penjual mengenai produk yang ditawarkan kepadanya.

Namun bukannya meminta maaf, pihak sales Hyundai tersebut terlihat berdebat dengan Aa Juju. Hingga sekarang, belum ada kelanjutan dari cekcok keduanya. Namun peristiwa tersebut langsung memantik perhatian warganet hingga membuat video keluhan Aa Juju tersebut viral.

Hyundai Indonesia Minta Maaf

Ramainya keluhan tersebut akhirnya mendapat tanggapan dari Hyundai Indonesia. Head of Brand Interactive Hyundai Motors Indonesia, Rouli Sijabat, mengatakan pihaknya telah menerima masukan dari pelanggan dan sedang melakukan penelusuran.

Hyundai juga menyampaikan permintaan maaf atas pengalaman yang dialami Aa Juju, baik terkait penggunaan kendaraan maupun pelayanan dari tim sales dan aftersales.

"Atas nama Hyundai Indonesia, kami menyampaikan permohonan maaf yang mendalam atas ketidaknyamanan dan situasi yang dialami oleh pelanggan kami, baik terkait pengalaman penggunaan produk maupun layanan dari tim sales & aftersales kami," jelas Rouli, dikutip dari detikOto, Kamis (20/8/2026).

Rouli mengatakan Hyundai saat ini tengah melakukan penanganan dan pemeriksaan secara menyeluruh untuk menemukan solusi terbaik atas persoalan tersebut.

"Kami telah menerima masukan tersebut dan saat ini tengah melakukan penanganan serta penelusuran secara menyeluruh untuk memastikan langkah penyelesaian terbaik bagi pelanggan," lanjutnya.

Kasus ini pun masih dalam proses penelusuran Hyundai. Sementara itu, pengalaman Aa Juju mengenai Hyundai Ioniq 5 tersebut menjadi perhatian warganet, khususnya terkait pentingnya layanan purnajual dan pemahaman konsumen terhadap penggunaan mobil listrik.


Topik

Peristiwa hyundai ioniq 5 aa juju hyundai mohon maaf



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Bojonegoro Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Mutmainah J

Editor

A Yahya

Peristiwa

Artikel terkait di Peristiwa