Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Serba Serbi

Kalender Jawa Weton Rabu Pon 19 Agustus 2026: Waspadai Fitnah

Penulis : Binti Nikmatur - Editor : Yunan Helmy

19 - Aug - 2026, 05:56

Placeholder
Ilustrasi difitnah. (Foto: Shutterstock)

JATIMTIMES - Rabu (19 Agustus 2026) bertepatan dengan pasaran Pon dalam penanggalan Jawa. Berdasarkan kalender Jawa, hari ini jatuh pada 6 Mulud 1960 Ja, bulan Mulud tahun Be dan berada dalam Wuku Madhangkungan. Sementara kalender Hijriah mencatat hari ini bertepatan dengan 6 Rabiul Awal 1448 H.

Weton hari ini adalah Rabu Pon dengan jumlah neptu 14. Dalam hitungan Jawa, Rabu memiliki nilai 7 dan Pon bernilai 7.

Baca Juga : Ramalan Zodiak 19 Agustus 2026, Libra hingga Pisces: Ada Kabar Baik soal Karier dan Keuangan

Dalam tradisi masyarakat Jawa, weton dipercaya dapat menggambarkan watak, rezeki, pekerjaan, jodoh hingga perjalanan hidup seseorang. Perhitungan tersebut masih digunakan sebagian masyarakat Jawa sebagai bagian dari pengetahuan tradisional yang bersumber dari primbon.

Pemilik weton Rabu Pon umumnya dikenal memiliki budi pekerti, sopan, hati-hati dan waspada. Rezekinya juga disebut lumayan.
Namun, terdapat sejumlah sifat yang perlu diperhatikan. Rabu Pon cenderung mudah terkejut atau heran, senang memperlihatkan harta kekayaan maupun kepandaian dan suka mendapat pujian. Sifat keras juga terkadang muncul.

Perasaannya yang sensitif membuat pemilik weton ini mudah tersinggung. Tidak jarang pula muncul rasa penyesalan terhadap sesuatu yang telah terjadi.

Menurut primbon Jawa, Pancasuda Rabu Pon adalah Bumi Kapetak. Wataknya menggambarkan pribadi yang pekerja keras serta kuat menghadapi kekecewaan dan penderitaan.

Pemilik weton ini juga dikenal menyukai kerapian dan kebersihan. Ketekunan menjadi salah satu kekuatan dalam menjalani pekerjaan maupun menghadapi persoalan hidup.

Di sisi lain, Bumi Kapetak juga memiliki sisi negatif berupa sifat pendendam. Kebaikan yang dilakukan terkadang tidak terlihat oleh orang lain.
Karena itu, Rabu Pon perlu mengendalikan emosi dan tidak terlalu memikirkan penilaian orang lain. Sikap tenang dapat menjadi modal untuk menjaga hubungan dengan lingkungan sekitar.

Rabu Pon 19 Agustus 2026 berada dalam Wuku Madhangkungan yang dilambangkan dengan Bathara Basuki.

Wuku Madhangkungan menggambarkan sosok yang cakap berbicara dan mampu menerima keadaan. Sikap pandai bersyukur juga menjadi salah satu karakter yang dikaitkan dengan wuku ini.

Simbol gedhong di atas bermakna siapa saja yang melihatnya merasa senang. Wuku ini juga menggambarkan banyak akal serta pribadi yang selalu bersyukur atas karunia Tuhan.

Pohonnya adalah plasa, yang menjadi hiasan hutan dan menyenangkan untuk dilihat. Namun, pengetahuan yang diperoleh dari simbol tersebut sulit untuk dipraktikkan.

Sementara burungnya adalah pelung, yang senang berada di air dan tidak menyukai keramaian. Pribadi yang digambarkan melalui simbol ini cenderung menyukai tempat sepi.

Baca Juga : Fraksi PKS DPRD Jatim Desak Pelunasan TPG Rp274,57 Miliar Diprioritaskan di P-APBD 2026

Dalam mengambil keputusan, sesuatu yang dipikirkan tidak langsung diputuskan. Perlu waktu untuk merenung sebelum menentukan pilihan.

Wuku Madhangkungan juga memiliki gambaran seperti burung perkutut yang hinggap di puncak gunung. Simbol ini menggambarkan sosok yang terkadang menyombongkan kepandaian dan terlihat seperti cendekia atau alim. Namun, masih terdapat unsur keraguan dalam hati.

Lambang lainnya adalah buaya angurak, yang memiliki makna dihormati orang lain. Meski begitu, terdapat bahaya jika terkena umpatan atau perkataan buruk.

Kala dalam Wuku Madhangkungan berada di arah Timur. Karena itu, selama tujuh hari dalam wuku tersebut, primbon menyarankan agar tidak bepergian ke arah Timur untuk urusan yang penting.

Khusus Rabu Pon dalam Wuku Madhangkungan, primbon memberikan peringatan tersendiri.
Hari ini disebut sebagai waktu yang buruk untuk semua pekerjaan. Salah satu hal yang perlu diwaspadai adalah munculnya fitnah dan kabar yang berbeda dari fakta sebenarnya.

Karena itu, masyarakat yang mengikuti perhitungan primbon disarankan lebih berhati-hati dalam menerima maupun menyebarkan informasi.

Meski demikian, terdapat aktivitas yang dianggap baik dilakukan pada Rabu Pon Wuku Madhangkungan, yakni memikat atau menjerat burung.

Pemilik weton Rabu Pon dinilai sesuai pekerjaan seniman, karena pekerjaan seni memberikan ruang untuk mengekspresikan kreativitas. Rabu Pon juga dinilai cocok menjadi pedagang atau wirausahawan. Sifat mandiri dapat menjadi modal untuk mengembangkan bisnis dan menentukan langkah sendiri.

Dalam urusan asmara, pemilik weton Rabu Pon dengan neptu 14 disebut paling cocok dengan pasangan yang memiliki jumlah neptu 10 atau 15. Contoh weton yang memiliki neptu 10 adalah Jumat Wage, sedangkan salah satu weton dengan neptu 10 lainnya adalah Minggu Legi.


Topik

Serba Serbi Weton kalender Jawa karakter fitnah rezeki



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Bojonegoro Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Binti Nikmatur

Editor

Yunan Helmy