JATIMTIMES - Sabtu (27 Juni 2026) bertepatan dengan pasaran Kliwon dalam penanggalan Jawa.
Berdasarkan kalender Jawa, hari ini jatuh pada 12 Sura 1960 tahun Be dan berada dalam Wuku Kuningan. Weton hari ini adalah Sabtu Kliwon dengan jumlah neptu 17, yang berasal dari Sabtu bernilai 9 dan Kliwon bernilai 8.
Baca Juga : Dorong UMKM Go Global lewat Inovasi Digital, BI Kediri Gelar Karya Kreatif Mataraman DIGIMAFEST 2026
Dalam tradisi masyarakat Jawa, weton masih dipercaya dapat menggambarkan watak, rezeki, jodoh, hingga perjalanan hidup seseorang. Tak sedikit yang menjadikan perhitungan primbon sebagai pedoman saat menentukan hari baik untuk bepergian, memulai usaha, hingga melangsungkan pernikahan.
Orang yang lahir pada weton Sabtu Kliwon dikenal memiliki karakter yang ramah, sopan, dan pandai menjaga hubungan dengan orang lain. Di balik pembawaannya yang lembut, ada kecenderungan senang dipuji atau mendapat pengakuan atas pencapaiannya. Meski begitu, sifat mengalah dan budi bahasa yang baik membuatnya mudah diterima di lingkungan sekitar.
Pemilik weton ini juga dikenal gemar bepergian atau menjelajahi tempat baru. Cara berbicaranya memang terkadang terdengar tegas, tetapi hati kecilnya cenderung lembut dan tidak suka memperpanjang konflik.
Menurut primbon Jawa, Pangarasan Sabtu Kliwon adalah Lakuning Bumi, yang melambangkan pribadi pemurah, senang berbagi, dan mampu memberi perlindungan kepada orang lain. Karakter ini diibaratkan seperti bumi yang menjadi tempat berpijak sekaligus memberi kehidupan bagi banyak makhluk.
Sementara itu, Pancasuda Sabtu Kliwon adalah Tunggak Semi, yakni ibarat pohon yang telah ditebang tetapi kembali bertunas. Maknanya, rezeki pemilik weton ini dipercaya terus mengalir atau rizki lumintu. Penghasilan maupun pekerjaan umumnya berlangsung stabil dan tidak mudah terputus.
Hari ini berada dalam Wuku Kuningan yang dilambangkan oleh Bathara Endra. Wuku ini menggambarkan pribadi yang memiliki derajat tinggi, kelebihan, dan kemuliaan. Simbol pohonnya adalah Wijayakusuma yang melambangkan wajah rupawan, tetapi tidak menyukai keramaian.
Selain itu, terdapat simbol burung urang-urangan yang menggambarkan sosok cekatan dalam bekerja, namun cenderung pelit. Ada pula perlambang air terjun yang menunjukkan karakter banyak berbicara, terkadang sulit menerima nasihat, serta lambang batang pohon patah atau lata paruthul yang mengingatkan agar berhati-hati terhadap kesulitan hidup maupun gangguan kesehatan.
Baca Juga : Rambut Rontok Tak Kunjung Berhenti? 6 Makanan Ini Bisa Membantu Menguranginya
Dalam Wuku Kuningan, arah selatan menjadi arah yang kurang baik untuk aktivitas penting selama tujuh hari. Bahaya yang perlu diwaspadai berasal dari amukan atau pertengkaran.
Khusus Sabtu Kliwon di Wuku Kuningan, hari ini termasuk rahayu. Primbon menyebut waktu ini baik digunakan untuk menagih utang karena peluang memperoleh hasil cukup besar dan kedua belah pihak dapat mencapai kesepakatan dengan baik.
Dari sisi karier, Sabtu Kliwon dinilai cocok menekuni profesi yang membutuhkan kemampuan komunikasi dan kepemimpinan. Bidang pendidikan, seperti guru, dosen, atau peneliti, menjadi pilihan yang sesuai.
Selain itu, profesi di bidang hukum, perdagangan, bisnis, pemerintahan, maupun pelayanan publik juga dinilai selaras dengan karakter weton ini karena memiliki kemampuan berkoordinasi dan membangun relasi.
Dalam urusan asmara, Sabtu Kliwon yang memiliki neptu 17 dipercaya paling serasi dengan pasangan yang mempunyai jumlah neptu 10 atau 15. Weton yang masuk dalam kategori tersebut antara lain Selasa Pon, Minggu Wage, Jumat Pahing, Rabu Kliwon, dan Kamis Pon.
