Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Hukum dan Kriminalitas

Kapolresta Malang Kota Minta Mahasiswa Jadi Garda Lawan Narkoba dan Judi Online

Penulis : Irsya Richa - Editor : Yunan Helmy

24 - May - 2026, 15:55

Placeholder
Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Putu Kholis Aryana saat berdiskusi dengan mahasiswa di salah satu kafe di Kota Malang. (Foto: Istimewa)

JATIMTIMES - Peredaran minuman keras, narkoba, hingga maraknya penipuan online menjadi sorotan dalam diskusi antara Kapolresta Malang Kota dan mahasiswa Malang, Sabtu malam (23/5/2026). Dalam forum santai yang digelar di sebuah kafe di Kota Malang itu, mahasiswa diajak lebih aktif mengambil peran menjaga lingkungan sosial dari berbagai ancaman kriminalitas.

Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Putu Kholis Aryana mengatakan permasalahan miras dan kejahatan digital saat ini menjadi tantangan serius yang perlu dihadapi bersama, terutama oleh generasi muda.

Baca Juga : Heboh Taruhan Prabowo Lengser di Polymarket, Pemerintah Langsung Blokir Situsnya

“Kami ingin membuka ruang dialog dengan mahasiswa. Apa yang menjadi keresahan mereka akan kami dengarkan sebagai bahan evaluasi dan masukan bagi pemerintah daerah maupun forkopimda,” kata Putu Kholis.

Dalam dialog tersebut, sejumlah mahasiswa menyinggung keresahan terkait peredaran miras ilegal, penyalahgunaan narkoba, kepadatan kota, hingga maraknya judi dan penipuan online yang menyasar anak muda.

Menanggapi hal itu, Putu Kholis menilai konsumsi minuman keras masih menjadi salah satu pemicu utama tindak kriminal di Kota Malang. Ia menyebut banyak kasus kekerasan berawal dari pelaku yang berada di bawah pengaruh alkohol.

“Miras ini dampaknya besar, bukan hanya kesehatan tapi juga sosial. Banyak tindak kejahatan terjadi karena pelaku kehilangan kontrol setelah mengonsumsi minuman keras,” terangnya.

Ia mengungkapkan, selama beberapa waktu terakhir, kepolisian telah menyita ribuan botol miras ilegal dan membongkar produksi minuman keras rumahan di wilayah Kota Malang.

Selain miras, ia juga menyoroti meningkatnya ancaman kejahatan siber. Menurut Kholis, pelaku penipuan dan judi online kini semakin terorganisasi dan memanfaatkan media sosial untuk menjaring korban.

“Banyak masyarakat tergoda keuntungan instan. Modusnya bermacam-macam, mulai manipulasi konten hingga penawaran investasi palsu,” ungkapnya.

Baca Juga : Ngamuk di Bedak Ayam Pasar Madyopuro, Pria Mabuk Bacok Dua Pegawai

Kholis berharap mahasiswa dapat menjadi mitra strategis dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan sekitar.

Sementara itu, Rektor Universitas Widya Gama, Dr Anwar SH MHum, menilai dialog antara mahasiswa dan aparat penegak hukum penting untuk membangun kepedulian sosial di kalangan mahasiswa.

“Mahasiswa tidak cukup hanya unggul secara akademik, tapi juga harus memiliki kesadaran sosial dan mampu menjadi bagian dari solusi di masyarakat,” ucapnya.

“Kalau mahasiswa punya komitmen menolak miras, narkoba, dan kejahatan digital, dampaknya akan besar bagi masa depan Kota Malang,” ujar Putu Kholis.


Topik

Hukum dan Kriminalitas Kapolresta Malang Kota Kombes Putu Kholis mahasiswa Malang narkoba kejahatan siber dialog



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Bojonegoro Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Irsya Richa

Editor

Yunan Helmy