Ilustrasi (Istimewa).
Ilustrasi (Istimewa).

Menyembuhkan segala penyakit memang bukanlah pekerjaan yang mudah. Namun, semua itu akan menjadi mungkin atas kehendak Allah SWT. Setiap penyakit akan diangkat atas izin Allah SWT.

Dalam berbagai riwayat, Rasulullah SA menyampaikan ada berbagai amalan yang bisa menyembuhkan seorang muslim dari penyakit. Salah satunya adalah amalan bersedekah untuk menyembuhkan sakit yang dirasakan.

Baca Juga : Muncul Lintang Kemukus di Langit Tulungagung, Pertanda "Pagebluk" Covid-19 Akan Berakhir?

Ustaz Khalid Basalamah dalam sebuah kajian menyampaikan, Rasulullah SAW pernah bersabda, “Obatilah orang-orang yang sakit di antara kalian dengan sedekah. Bentengilah harta kalian dengan zakat dan siapkanlah untuk menghadapi musibah dengan doa-doa.”

Kebenaran akan sabda Rasulullah SAW itu pun sudah banyak dibuktikan melalui berbagai kisah yang dialami muslim di berbagai penjuru dunia. Di antaranya dialami seseorang laki-laki yang datang kepada Abdullah bin Mubarak, seorang ulama tabiin.

Pria itu menyampaikan bahwa kakinya mengeluarkan nanah. Maka Abdullah bin Mubarak menyampaikan kepada pria itu untuk bersedekah dengan menggali sumur. Dan, sembuhlah luka orang itu seketika.

Kisah lain datang dari seorang ibu yang dinyatakan sakit parah yang secara tiba-tiba mengalami kesembuhan setelah anaknya mencari orang miskin dan sengaja bersedekah akan hal itu.

Dalam kisah lain, Allah SWT mengangkat kanker seorang laki-laki dari Saudi yang berobat ke Eropa. Dia pun pulang dan berpamitan kepada semua saudaranya karena mungkin saja dia akan meninggal pasca-operasi yang dijalaninya.

Ketika hendak kembali ke Eropa, ia bertemu dengan seorang perempuan yang tengah mengais tulang bekas makanan orang-orang. Pria itu bertanya dan sang perempuan menjawab tulang itu akan dimasaknya untuk sang anak yang beberapa hari tak makan.

Pria itu kemudian menyerahkan sebagian hartanya yang sangat berharga kepada perempuan tersebut. Tanpa disangka, saat sampai di Eropa, dokter terkejut karena tak ada satu pun kanker yang ditemukan dalam tubuh pria itu. Maka pria itu menyadari bahwa sedekahhnya telah menyelamatkan dirinya. Dokter yang menangani pria tersebut pun akhirnya memeluk Islam setelah peristiwa tersebut.

Keutamaan lain dalam bersedekah itu juga dialami oleh para sahabat Rasulullah SAW. Di antaranya istri Rasulullah SAW, Aisyah ra, saat hendak buka puasa dan tidak ada makanan kecuali roti kering. Ketika hendak berbuka puasa, datang seorang fakir miskin dan Aisyah meminta agar pembantunya memberikan roti kering tersebut.

Kemudian sang pembantu pun bertanya kepada Aisyah apa yang akan dimakan saat berbuka puasa nantinya karena hanya roti kering itu yang dimiliki. Maka Aisyah menjawab Allah SWT pasti akan menggantinya.

Baca Juga : Jangan Pernah Disia-siakan, Ini Dua Pintu Dunia Menuju Surga

Tak lama, datang seorang dari Madinah membawakan daging kambing utuh ke rumah Aisyah. Lalu Aisyah berbuka puasa bersama pembantunya dan berkata, “Makanlah daging ini. Sesungguhnya daging ini lebih baik daripada roti yang sudah kamu infakkan.”

Dalam kisah lain, seorang sahabat Rasulullah SAW bernama Abu Dahda bersedekah setelah mendengarkan firman Allah SWT yang berbunyi, “Siapakah yang ingin meminjamkan untuk Allah SWT dengan pinjaman yang baik?” 

Maka Abu Dahda datang kepada Rasulullah SAW dan berkata, “Ya Rasulullah SAW, apakah Allah meminta pinjaman kepada kita?”

Rasulullah SAW menjawab, “Iya.” Maka Abu Dahda meminta Rasulullah SAW mengulurkan tangannya dan Rasulullah SAW pun mengulurkan tangannya tersebut. Kemudian Abu Dahda memegang tangan Rasulullah SAW dan berkata, “Aku telah meminjamkan kebun kurmaku kepada Allah SWT. Isinya 600 pohon kurma, semuanya karena Allah SWT.”

Maka Rasulullah SAW bersedekah dengan menggunakan pohon kurma yang dimiliki Abu Dahda dan berkata, “Berapa banyak yang akan didapat Abu Dahda atas balasan pohon kurma ini di surga nanti?”

Kisah lain adalah sahabat Abu Thalhah yang bersedekah luar biasa dengan kebun miliknya yang sangat indah. Maka Rasulullah SAW berkata, “Sungguh kebruntungan wahai engkau Abu Thalhah dan aku mendengar kau telah mengingatkannya di jalan Allah SWT. Dan aku memintamu untuk menyerahkannya kepada sanak saudaramu terdekat.”