ASN saat apel di halaman Balai Kota Among Tani. (Foto: istimewa)
ASN saat apel di halaman Balai Kota Among Tani. (Foto: istimewa)

Kantor pemerintahan sebagai pusat aktivitas memang riskan menjadi tempat penularan Covid-19. Di Kota Batu misalnya, total sudah ada 22 aparatur sipil negara (ASN) dan tenaga lepas yang terkonfirmasi positif Covid-19.

Akibatnya, mulai 18, 19 dan 21 Agustus 2020 seluruh ASN hingga pegawai di lingkungan Pemkot Batu harus bekerja dari rumah. Work from home (WFH) dilakukan sebagai upaya pengendalian penyebaran Covid-19 di lingkungan Pemkot Batu. 

Baca Juga : Kasus Positif Covid-19 di Kabupaten Blitar Bertambah, 7 Diantaranya ASN

“Diputuskan WFH ASN tetap tanggal 18, 19 dan 21 Agustus 2020,” ungkap Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Batu, M. Chori.

Ia menambahkan, WFH itu dilaksanakan lantaran upaya pengendalian persebaran Covid di lingkungan Pemkot Batu. Selama WFH, gedung-gedung perkantoran juga akan disterilkan. 

“Karena sampai dengan 14 Agustus 2020 sudah hampir 22 ASN dan tenaga harian lepas yang terkonfirmasi positif. Sehingga perlu dilakukan tindakan untuk mencegah bertambahnya kasus,” imbuhnya. 

Selain itu dari yang terkonfirmasi positif 22 ASN dan tenaga harian lepas di lingkungan tersebut, juga korban meninggal dunia. Ada 4 orang ASN yang meninggal dunia yang terdiri dari beberapa staf Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Hanya saja WFH dikecualikan bagi ASN yang bertugas pelayanan di puskesmas, desa/kelurahan atau kecamatan. “Sehubungan dengan hal tersebut dan agar pelaksanaan maksimal dan terlaksana dengan baik maka diminta ASN memperhatikan hal tersebut,” tambah pria yang juga kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) Kota Batu ini.

Hal itu sesuai dengan surat Kepala Dinas Kesehatan Kota Batu kepada Wali Kota Batu selaku Ketua Gugus Tugas Penanganan Covid-19 pada 13 Agustus nomor 440/3174/422.107/2020 perihal rekomendasi kebijakan sesuai dengan kebijakan pencegahan dan pemutusan mata rantai penularan Covid-19 bagi ASN di lingkungan Pemkot Batu.

Baca Juga : Data Terbaru, Penambahan Pasien Positif Covid-19 di Malang Lebih Banyak dari Pasien Sembuh

Beberapa hari terakhir angka sembuh dan terkonfirmasi aktif Covid-19 terus mengalami kenaikan. Kali ini ada penambahan 6 orang, sehingga totalnya seluruhnya mencapai 205 orang, Jumat (14/8/2020). 

Dari 205 orang itu, diantaranya terkonfirmasi aktif ada tambahan 4 orang. Kemudian angka kesembuhan ada tambahan 2 orang, totalnya menjadi 158 orang.

“Ada tambahan 6 pasien, rinciannya dari 4 pasien konfirm positif dan 2 pasien yang sembuh. Sehingga jumlah akumulatif 205,” terang Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Batu, M. Chori.

Pada kasus suspek juga ada tambahan 3 orang menjadi 201 orang. Lalu probable masih sama atau tidak ada kenaikan yakni 9 orang. Lainnya diisolasi ada tambahan 3 orang menjadi 68 orang. Dan discarded masih diangka 121 orang.