Arema FC saat menggelar pertandingan di Stadion Kanjuruhan (Hendra Saputra)
Arema FC saat menggelar pertandingan di Stadion Kanjuruhan (Hendra Saputra)

Arema FC akan mengusulkan laga simulasi sebelum turun di lanjutan kompetisi Liga 1 2020 Oktober mendatang yang sudah disetujui oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Kepastian lanjutan Liga 1 2020 telah menemui titik terang setelah BNPB menandatangani persetujuan dilanjutkannya kompetisi sepak bola kasta tertinggi di Indonesia itu.

Baca Juga : Pemain Arema Masih Pelajari Renegosiasi Kontrak, Manajemen Ingin Rampung Akhir Juli

Namun digelarnya kembali Liga 1 2020 di masa pandemi Covid-19 juga harus mematuhi protokol kesehatan dengan ketat sesuai arahan dari Kepala BNPB Doni Monardo.

Arema FC sendiri sebagai tim peserta Liga 1 2020 juga menyatakan bahwa beberapa persyaratan protokol kesehatan sangat penting untuk keberlangsungan kompetisi agar tetap bisa menggelar pertandingan dan juga menyelamatkan berbagai pihak dari wajah Covid-19.

"Protokol kesehatan menjadi fokus utama dalam bergulirnya kompetisi, karena itu apa yang menjadi arahan gugus tugas penanggulangan Covid-19 harus menjadi atensi prioritas semua stake holder sepakbola indonesia," ujar Media Officer Arema FC Sudarmaji.

Oleh karena itu, Sudarmaji menyampaikan bahwa Arema FC akan mengusulkan kepada PSSI untuk bisa menggelar laga simulasi di setiap tim agar nantinya tidak kesulitan ketika kompetisi Liga 1 2020 benar-benar berjalan.

Rencananya, PT LIB sebagai operator kompetisi akan menggelar rapat antar manager tim untuk membahas sistem dan aturan baru yang akan diterapkan di lanjutan Liga 1 2020. "Semoga usulan Arema agar digelar laga simulasi juga penting untuk kebiasaan pola hidup baru di sepak bola bisa berjalan," katanya.

Sebelumnya, Kepala BNPB yang sekaligus Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19 hanya berpesan kepada PSSI agar seluruh insan sepak bola juga ikut berkampanye tentang kesehatan saat bergulirnya lanjutan Liga 1 2020.

Baca Juga : Lima Pemain Arema Dipanggil Timnas Indonesia, Kushedya Hari Yudo Jadi Nama Baru

"Kami memberikan pesan serta minta bantuan kepada Ketua Umum PSSI dan jajaran pengurus PSSI untuk memanfaatkan momentum liga ini, sebelum kegiatan dimulai untuk mengajak seluruh suporter yang menonton lewat streaming, televisi dan lain-lain tentang pentingnya ketentuan protokol kesehatan. Melalui sepak bola, kami berharap ada satu kampanye yang dimulai dari olahraga. Kami juga menyampaikan terima kasih kepada PSSI atas donasi APD yang diberikan, selanjutnya akan disalurkan kepada tenaga medis dan bagi yang membutuhkan," kata Doni Monardo.

Sementara itu, Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan mengaku gembira dengan keputusan BNPB yang menyetujui bergulirnya kompetisi sepak bola meski ada beberapa aturan kesehatan yang harus dilalui.

"Ada hal yang sangat menggembirakan buat kami, Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19 menyampaikan bahwa beliau akan membantu nanti pada saat bergulirnya kompetisi untuk memberikan bantuan swab test kepada PSSI, ini suatu hal yang menggembirakan buat kami. Mohon doa dan dukungannya agar kompetisi bisa bergulir dengan tepat waktu nanti, dengan protokol kesehatan yang kami utamakan," kata pria yang akrab disapa Iwan Bule ini.