Ilustrasi (Istimewa).
Ilustrasi (Istimewa).

Sebagaimana riwayat yang disampaikan dalam berbagai catatan sejarah Islam, Rasulullah SAW memiliki banyak sahabat.

Hanya sedikit ulama yang menyebutkan secara spesifik jumlah para sahabat Rasulullah SAW.

Baca Juga : Misteri Hadis Rasulullah yang Belum Tersampaikan, Ada Sahabat yang Pilih Menyembunyikan!

Ada yang berpendapat, jumlah sahabat Rasulullah SAW mencapai 100 ribu hingga 150 orang.

Namun ada juga yang berpendapat jika jumlah sahabat Rasulullah SAW tak dapat diperkirakan begitu saja.

Karena para sahabat Rasulullah SAW pada dasarnya telah tersebar di berbagai penjuru dunia.

Tugas para sahabat adalah turut serta mengenalkan ajaran Islam kepada seluruh dunia.

Dari sekian banyaknya sahabat Rasulullah SAW, para ulama berpendapat, ada seorang sahabat yang wafat paling akhir.

Dia adalah Abu Thufail Amru bin Watsilah bin Abdullah bin Amru al-Laitsi al-Kinani al-Qurasyi atau yang lebih akrab dikenal sebagai Abu Thufail bin Amru.

Abu Thufail dikenal sebagai seorang penyair ternama.

Dia lahir pada saat pertempuran Uhud atau tahun 3 Hijriah.

Semasa masih hidup, Abu Thufail dikisahkan sempat melihat langsung dan berinteraksi dengan Rasulullah SAW selama delapan tahun.

Baca Juga : Penyembah Berhala Masuk Islam Lantaran Melihat Anjing Minum Susu

Kemudian dia mengikuti Ali bin Abi Thalib untuk menyebarkan ajaran Islam ke Kufah.

Setelah Ali bin Abi Thalib wafat, Abu Thufail memilih kembali ke Makkah, dan di sanalah ia wafat pada tahun 100 Hijriah atau 735 Masehi.

Setelah Abu Thufail wafat, maka dimulailah masa Tabi'in, yaitu masa generasi kedua umat Islam setelah wafatnya Rasulullah SAW.

Semasa masih hidup, Abu Thufail telah meriwayatkan sekitar 20 hadits yang ia dapatkan dari guru-gurunya.

Abu Thufail menjadi salah satu sahabat Rasulullah SAW yang memiliki kedudukan tinggi.

Dalam sebuah riwayat disampaikan, Rasulullah SAW pernah berkata, "Janganlah kalian mencela seorang sahabatku. Jika salah satu dari kalian menginfakkan emas satu gunung, itu tak akan bisa menandingi sedekah para sahabat yang sebesar satu mud atau satu genggam tangan. Bahkan tidak pula menyamai setengahnya," HR Imam Bukhari.

Dalam riwayat lain Rasulullah SAW berkata, "Barang siapa mencela sahabatku, maka dia akan mendapat laknat dari Allah SWT, malaikat, dan manusia seluruhnya," HR Imam ath-Thabrani.