PPPK Ikut Bertanding, PTWP Mahkamah Syar'iyah Aceh Nilai Kejurnas Tenis Piala Ketua MA RI 2026 Semakin Inklusif
Reporter
Anggara Sudiongko
Editor
Dede Nana
14 - Jun - 2026, 12:58
JATIMTIMES – Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Tenis Beregu XX Piala Ketua Mahkamah Agung (MA) RI 2026 langsung berlangsung kompetitif sejak hari pertama. Ratusan pertandingan digelar di 10 venue yang tersebar di Kota Malang dan sekitarnya, mempertemukan atlet dari empat lingkungan peradilan di seluruh Indonesia.
Di tengah tingginya persaingan yang tersaji, Ketua Persatuan Tenis Warga Peradilan (PTWP) Daerah Mahkamah Syar'iyah Aceh, Dr. Drs. Amiruddin, S.H., M.H., menyampaikan apresiasi terhadap sejumlah pembaruan yang diterapkan dalam penyelenggaraan kejurnas tahun ini. Salah satu yang paling mendapat perhatian adalah dibukanya kesempatan bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) untuk ikut ambil bagian sebagai peserta.

Menurut Amiruddin, kebijakan tersebut membuat kompetisi menjadi lebih hidup sekaligus memperluas partisipasi warga peradilan dalam ajang olahraga nasional tersebut.
"Pada kali ini peserta sudah bisa diikuti oleh PPPK, yang sebelumnya tidak ada. Selain itu ada juga CPNS dan hakim-hakim baru yang ikut berpartisipasi. Saya lihat suasananya jadi lebih hidup dibandingkan tahun-tahun sebelumnya," ujarnya saat ditemui di sela pertandingan, Minggu, (14/6/2026).
Ia menilai Kejurnas Tenis Beregu Piala Ketua MA RI terus menunjukkan perkembangan positif dari tahun ke tahun. Tidak hanya dari sisi jumlah peserta yang terus bertambah, tetapi juga kualitas penyelenggaraan dan pelayanan yang diberikan kepada kontingen.
"Saya melihat kegiatan Kejuaraan Nasional Tenis PTWP Mahkamah Agung ini semakin hari semakin ada peningkatan dan makin bagus. Baik dari sisi pelayanan, panitia maupun wasit, saya lihat ada peningkatan dibanding sebelumnya," kata Amiruddin.
Perkembangan juga terlihat dari kualitas permainan para peserta. Menurutnya, persaingan yang tersaji semakin kompetitif karena kemampuan atlet dari berbagai daerah terus mengalami peningkatan.
"Kualitas permainan dari peserta PTWP juga banyak yang meningkat. Itu terlihat dari pertandingan-pertandingan yang berlangsung," ungkapnya.
Amiruddin menambahkan, antusiasme mengikuti kejurnas tahun ini juga tercermin dari tingginya jumlah peserta yang hadir dari seluruh satuan kerja dan pengadilan tingkat banding di Indonesia.

"Pesertanya semakin banyak. Saya lihat semua satuan kerja dan semua tingkat banding ikut ambil bagian dalam turnamen ini," tuturnya.
Kontingen Mahkamah Syar'iyah Aceh sendiri mengirimkan total 22 orang dalam Kejurnas Tenis Beregu XX Piala Ketua MA RI 2026. Rombongan tersebut terdiri atas 13 atlet putra dan putri yang berasal dari unsur ASN maupun non-ASN, serta didukung sembilan ofisial.
Sebagai daerah yang rutin mengikuti ajang PTWP tingkat nasional, Mahkamah Syar'iyah Aceh kembali memasang target realistis pada penyelenggaraan tahun ini.
"Target kami minimal bisa masuk 16 besar," kata Amiruddin.
Kejurnas Tenis Beregu XX Piala Ketua MA RI 2026 menjadi salah satu agenda olahraga terbesar di lingkungan peradilan Indonesia. Selain menjadi ajang kompetisi, keikutsertaan PPPK, ASN, hakim baru, serta berbagai unsur warga peradilan dinilai menjadi langkah positif dalam memperluas pembinaan olahraga sekaligus memperkuat kebersamaan di lingkungan Mahkamah Agung dan badan peradilan di bawahnya.
