Nilai TKA Matematika SD-SMP 2026 Per Provinsi Resmi Dirilis, DIY Tertinggi

Reporter

Mutmainah J

Editor

Yunan Helmy

28 - May - 2026, 07:22

Ilustrasi TKA. (Foto: ChatGPT)

JATIMTIMES - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) resmi mengumumkan hasil Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2026 untuk jenjang SD dan SMP. Hasil ini nantinya dapat digunakan sebagai salah satu syarat dalam Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026, khususnya melalui jalur prestasi.

Dari data yang dirilis, mata pelajaran matematika masih menjadi tantangan bagi banyak siswa di Indonesia. Rata-rata nilai nasional untuk mapel ini masih berada di kisaran angka 40, baik di tingkat SD maupun SMP.

Baca Juga : Pecatur Muda Kota Malang Nayaka Budidharma Ikuti Kejuaraan Asia di Mongolia

Kondisi tersebut menjadi perhatian tersendiri bagi pemerintah, terutama dalam upaya meningkatkan kemampuan numerasi siswa di berbagai daerah. Selain itu, hasil TKA memperlihatkan adanya perbedaan capaian nilai antarprovinsi.

Dalam data Kemendikdasmen, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menjadi provinsi dengan rerata nilai matematika tertinggi. Untuk jenjang SD, DIY mencatat skor 61,64. Sedangkan jenjang SMP mencapai 51,65.

Sementara itu, beberapa provinsi di kawasan timur Indonesia masih memiliki rerata nilai yang relatif rendah. Hal ini dinilai menjadi tantangan bersama dalam pemerataan kualitas pendidikan nasional.

Berikut daftar rerata nilai TKA Matematika jenjang SD dan SMP berdasarkan provinsi:

Daftar Rerata Nilai TKA Matematika SD-SMP 2026 per Provinsi

Jakarta

• SD: 51,38

• SMP: 45,31

Jawa Barat

• SD: 43,47

• SMP: 39,87

Jawa Tengah

• SD: 47,05

• SMP: 42,65

DI Yogyakarta

• SD: 61,64

• SMP: 51,65

Jawa Timur

• SD: 46,77

• SMP: 41,36

Aceh

• SD: 37,68

• SMP: 37,19

Sumatera Utara

• SD: 40,48

• SMP: 39,24

Sumatera Barat

• SD: 46,01

• SMP: 41,59

Riau

• SD: 41,74

• SMP: 39,97

Jambi

• SD: 41,20

• SMP: 39,03

Sumatera Selatan

• SD: 40,19

• SMP: 38,92

Lampung

• SD: 40,39

• SMP: 38,72

Kalimantan Barat

• SD: 39,98

• SMP: 38,80

Kalimantan Tengah

• SD: 41,43

• SMP: 39,99

Kalimantan Selatan

• SD: 43,89

• SMP: 40,77

Kalimantan Timur

• SD: 44,70

• SMP: 41,46

Sulawesi Utara

• SD: 39,66

• SMP: 38,39

Sulawesi Tengah

• SD: 38,06

• SMP: 37,54

Sulawesi Selatan

• SD: 40,19

• SMP: 38,88

Sulawesi Tenggara

• SD: 38,37

• SMP: 37,10

Maluku

• SD: 37,30

• SMP: 37,60

Bali

• SD: 46,24

• SMP: 40,86

Nusa Tenggara Barat

• SD: 39,76

• SMP: 37,18

Nusa Tenggara Timur

• SD: 36,01

• SMP: 36,17

Papua

• SD: 38,93

• SMP: 36,69

Bengkulu

• SD: 41,23

• SMP: 39,38

Maluku Utara

• SD: 35,69

• SMP: 36,15

Bangka Belitung

• SD: 45,27

• SMP: 41,61

Gorontalo

• SD: 37,59

• SMP: 37,79

Banten

• SD: 41,44

• SMP: 39,90

Kepulauan Riau

• SD: 48,78

• SMP: 43,44

Sulawesi Barat

• SD: 37,52

• SMP: 37,02

Papua Barat

• SD: 37,66

• SMP: 36,32

Kalimantan Utara

• SD: 43,73

• SMP: 39,76

Papua Selatan

• SD: 36,92

• SMP: 35,44

Papua Tengah

• SD: 39,28

• SMP: 37,02

Papua Pegunungan

• SD: 38,86

• SMP: 34,46

Papua Barat Daya

• SD: 38,89

• SMP: 36,30

Sekolah Indonesia di Luar Negeri

• SD: 39,81

• SMP: 38,72

Kemendikdasmen menegaskan bahwa data tersebut bukan merupakan peringkat resmi antarprovinsi. Urutan provinsi dalam daftar disusun berdasarkan kode wilayah yang digunakan dalam sistem pendataan TKA.

Meski begitu, hasil ini dapat menjadi gambaran mengenai kemampuan numerasi siswa di berbagai daerah Indonesia. Pemerintah juga diharapkan dapat menjadikan data tersebut sebagai bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas pembelajaran matematika di sekolah.