Kecamatan Genteng Mediasi PT Wulandaya Cahaya Lestari dan Warga, Jefry : Sudah Clear
Reporter
M. Bahrul Marzuki
Editor
Dede Nana
06 - May - 2026, 05:38
JATIMTIMES - Setelah menggelar pra mediasi, pihak Kecamatan Genteng menggelar mediasi permasalahan pembangunan PT Wulandaya Cahaya Lestari (WCL) dengan warga di kantor Kecamatan Genteng, Rabu (6/5). Mediasi dihadiri langsung oleh pengurus RW, RT serta perwakilan pihak PT WCL. Mediasi berlangsung kurang lebih selama tiga jam.
Awalnya pihak warga mempermasalahkan bangunan setinggi 80 meter yang dibangun oleh pihak PT WCL di Jalan Basuki Rahmat. Penyebabnya, sama sekali tak ada komunikasi diawal.
Baca Juga : Tinjau Kondisi Bangunan KUA Banyuglugur, Fraksi PPP Situbondo Dorong Hibah Aset untuk Renovasi
Ketika dikonfirmasi Camat Genteng, Jefry menyampaikan kedua belah pihak telah menyepakati beberapa ketentuan. Baik pihak PT maupun pihak warga yang sudah mencapai titik temu.
Jefry menjelaskan jika secara teknis pihaknya hanya menjembatani komunikasi antara warga dan PT WCL. "Kami memberikan kebebasan ruang untuk untuk mereka berdiskusi," bebernya.
Jefry membeberkan jika dari pertemuan selama berjam-jam di kantor kecamatan telah mencapai kesepakatan. "Sudah clear segala permasalahan. Juga sudah disepakati jalan keluarnya dan prinsipnya ini sudah kembali sesuai trek yang benar," tegasnya.
Jefry mencontohkan beberapa point yang disepakati semisal sudah ada penyegelan di lokasi. Dan pihak PT WCL akan menghentikan sementara aktivitas hingga perizinan semuanya lengkap.
Kemudian juga soal kesepakatan jam kerja proyek pembangunan. "Berapa bulan pengerjaan? Terus ketika ada apa-apa, warga ini menghubungi siapa? pihak PIC? SOP-nya berapa berapa lama itu harus direspon," imbuh Jefry.
Sementara itu Legal Konsultan PT Wulandaya Cahaya Lestari Neira Maharani menambahkan jika selama mediasi dengan warga tak ada kendala. Semuanya berjalan lancar.
Baca Juga : Harga Telur Hancur, Puluhan Peternak di Magetan Demo Bagi-Bagi Telur Gratis ke Warga
"Ada beberapa hal, poin-poin yang kita rembukan bersama. Termasuk keamanan, kenyamanan bagi warga dan kami sudah sepakati itu," ujarnya.
Pihak PT juga sepakat bahwa keamanan dan kenyamanan bagi warga terdampak adalah hal yang utama dan wajib dicermati bersama.
"Kami juga meyakini bahwa keamanan, kenyamanan bagi warga sekitar yang terdampak adalah hal utama yang harus kita perhatikan," imbuhnya.
