Bermodal SDM Mumpuni, Kadinkop dan UM Kabupaten Tulungagung Yakin KPRI Husada Mampu Menjawab Tantangan Pasar Global
Reporter
Anang Basso
Editor
Nurlayla Ratri
05 - Feb - 2026, 11:11
JATIMTIMES - Koperasi Pegawai Republik Indonesia (KPRI) Husada di lingkungan Dinas Kesehatan Kabupaten Tulungagung sukses menggelar Rapat Anggota Tahunan (RAT) Tahun Buku 2025 pada Kamis (5/2/2026). Agenda tahunan ini menjadi bukti bahwa tata kelola koperasi tenaga kesehatan di Tulungagung berjalan sehat, transparan, dan akuntabel.
Ketua KPRI Husada, Anna Sapti Saripah, SKM., memaparkan laporan pertanggungjawaban pengurus sekaligus menyampaikan capaian kinerja keuangan selama satu tahun terakhir. Dalam paparannya, terlihat adanya tren pertumbuhan aset yang positif, mencerminkan meningkatnya kepercayaan anggota terhadap koperasi.
Baca Juga : Berproses, FMIPA UB Bakal Ganti Nama Jadi Fakultas Matematika, Sains, dan Teknologi
Sebagai koperasi yang berfokus pada unit usaha simpan pinjam, KPRI Husada dinilai mampu menghadirkan solusi finansial yang kompetitif bagi anggotanya. Layanan tersebut dimanfaatkan oleh berbagai kalangan tenaga kesehatan, mulai dari staf dinas hingga tenaga medis di tingkat puskesmas se-Kabupaten Tulungagung.
“Tujuan utama kami adalah kesejahteraan anggota. Pertumbuhan aset yang kita capai adalah buah dari kepercayaan seluruh tenaga kesehatan yang tergabung dalam koperasi ini. Fokus kami ke depan adalah meningkatkan kualitas pelayanan agar lebih cepat, mudah, dan tetap aman,” ujar Anna Sapti Saripah.
Selain laporan keuangan, forum RAT juga menjadi momentum memperkuat solidaritas antaranggota. Dengan persebaran anggota yang mencakup seluruh puskesmas di Tulungagung, koperasi diharapkan semakin berperan sebagai penguat kebersamaan melalui program-program manfaat ekonomi yang berkelanjutan.
Rapat berlangsung dinamis melalui sesi diskusi dan evaluasi bersama. Anggota diberi ruang seluas-luasnya untuk menyampaikan masukan terkait pengembangan skema simpan pinjam yang lebih inovatif dan adaptif terhadap kebutuhan zaman. Dalam kesempatan tersebut juga dibagikan sisa hasil usaha (SHU) kepada anggota serta dipaparkan rencana kerja tahun 2026.
Hadir dalam rapat tutup buku tahun 2025 dan RAT Tahun 2026, Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Tulungagung, Dr. Slamet Sunarto M.Si, menegaskan pentingnya pengelolaan koperasi yang berkelanjutan atau sustainable.
"Koperasi tidak hanya kegiatan formalitas, namun lebih ke profesionalitas dan sustainable atau berkelanjutan," ucapnya.
Menurutnya, ketepatan waktu pelaksanaan rapat tutup buku dan RAT tahun 2026 menjadi indikator bahwa KPRI Husada merupakan koperasi yang sehat dan tertib administrasi.
"Maka saya mengucapkan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya untuk KPRI Husada di lingkup Dinas Kesehatan Kabupaten Tulungagung ini," ujarnya.
Baca Juga : 21 Gram Sabu hingga Uang Palsu Beredar di Magetan, Warga Diminta Waspada Jelang Lebaran
Meski demikian, Dr. Slamet Sunarto M.Si mengingatkan agar KPRI Husada tidak cepat merasa puas dengan capaian saat ini. Untuk menjawab tantangan ke depan, diperlukan penguatan sumber daya manusia (SDM), inovasi teknologi, serta pengembangan jaringan atau networking.
"Jika telah mampu beradaptasi dengan tuntutan zaman, maka tantangan kedepan dapat dihadapi," ucapnya.
Ia juga menekankan pentingnya keterbukaan dalam menerima masukan dan kritik dari anggota sebagai bagian dari penerapan demokrasi berkoperasi sesuai amanat Undang-Undang Nomor 25 Tahun 1992 tentang Perkoperasian Pasal 22 sampai 26.
"Dalam rangka menghadapi persaingan pasar global, maka semua kebutuhan harus disiapkan dengan baik dan matang," terangnya.
Dr. Slamet optimistis KPRI Husada yang dikelola oleh sumber daya manusia berkapasitas akan terus berkembang serta mampu meningkatkan kesejahteraan seluruh anggotanya di Kabupaten Tulungagung.
